Masa remaja adalah masa anak bertumbuh dalam menemukan jati dirinya. Masa remaja ini juga yang menjadi masa penuh tantangan bagi para orangtua dalam mendidik mereka. Dalam perkembangan fungsi otaknya, hal-hal yang berkaitan dengan perasaan berkembang lebih cepat dibanding fungsi otak yang mempengaruhi kemampuan regulasi emosi, engendalian diri, penilaian moral, dan fungsi kognisi perilaku. Itulah mengapa remaja seolah memiliki pandangannya sendiri yang kadang tidak dapat diterima oleh para orangtua.
Lalu bagaimana mendidik dan menerapkan pengasuhan yang positif kepada remaja yang sedang berkembang dalam dunia yang penuh ketidakpastian? Bagaimana melindungi anak menghadapi tekanan dari teman sebaya/kelompok (peer pressure) dan melindungi anak dari keadaan depresi atau ketidakberdayaan? Bagaimana membantu anak remaja kita menjadi lebih percaya diri?
Melalui kelas “Ketidakpastian melalui Masa Pubertas dan Masa Remaja (Uncertainties Through Puberty Towards Adolescent)”, Mr. Steven Tan, seorang Registered Counselor di Singapura dan Certified Behavior Consultant menjelaskan, bahwa daripada memaksakan otoritas sebagai orangtua, lebih baik mempengaruhi anak dengan modeling dari para orangtua sendiri. Melalui video ini, para orangtua juga diperlengkapi dengan strategi-strategi membangun hubungan yang sehat pada anak remaja dengan orang di sekitarnya.
Copyright CAE 2022
