Kehidupan masa kecil yang buruk, termasuk trauma yang dialami anak, sangat mempengaruhi kehidupan sang anak dalam membangun hubungan dengan orang lain, juga dapat mempengaruhi kehidupan disfungsi keluarga ketika dewasa. Dalam sebuah survey yang berskala nasional di US, dengan melibatkan 18.000 responden, terungkap bahwa kehidupan masa kecil yang buruk (Adverse Childhood Experiences) memberikan efek yang merugikan ketika mereka menjadi dewasa. Dari survey tersebut diidentifikasi tiga faktor resiko dari pengalaman masa kecil yang buruk, yang tanpa disadari oleh individu yang mengalaminya, menjadi trauma yang mempengaruhi kehidupannya hingga dewasa.
Bagaimana menjelaskan secara ilmiah hubungan trauma masa kecil ini dengan ilmu saraf (neuroscience) yang sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang? Lalu bagaimana membantu menyembuhkan trauma yang dialami seseorang dalam kehidupannya?
Bersama Janet A. Courtney, Ph.D, RPT-S, spesialisasi di bidang trauma, pendiri First Play Therapy ®️, penulis dari “Healing Child and Family Trauma through Expressive and Play Therapies”, dan pembicara yang dikenal di kalangan praktisi kesehatan mental anak, menjelaskannya secara sederhana namun sangat dalam, dilengkapi dengan penjelasan dari pakar-pakar neuroscience, dari video belajar ini kita dapat belajar, tidak Cuma mengerti tentang trauma yang mempengaruhi kehidupan seseorang, namun juga memahami bagaimana memberi ruang dan menerapkan lingkungan yang sehat bagi pertumbuhan mental dan emosi anak.
