Mencegah krisis jati diri pada masa pertumbuhan anak dan remaja, para orangtua perlu mengerti tentang kelekatan (attachment) yang aman di dalam membangun koneksi dengan anak. Bagaimana bila kelekatan dengan anak selama ini mengarah kepada kondisi yang tidak aman, banyak menimbulkan
kegelisahan, tidak percaya diri, mistrust, ketidakpuasaan, atau perasaan-perasaan yang tidak sehat dalam pribadi anak? Bagaimana memperbaikinya bila kelekatan orangtua dan anak tidak berjalan secara positif?
“Memelihara Koneksi Orangtua-Anak dengan Keterikatan yang Aman (Nurturing Parent-Child Connection with Secure Attachment)” oleh Dr. Alice Arianto, Psy.D (Clinical Psychology), dalam video rekaman dari workshop parenting, 12 November 2022, membahas bagaimana orangtua dapat
membangun dan memperbaiki kebutuhan kelekatan anak terhadap orang terdekatnya. Kelekatan yang tidak aman dan terus berlanjut sepanjang pertumbuhan dan perkembangan anak akan membentuk jati diri yang lemah, tidak tangguh, mudah terpengaruh, dan tidak sehat secara mental-emosi.
Copyright CAE, 2022
