CAE E-Learn

PROFIL KAMI

Cipta Aliansi Edukasi Indonesia

alice web

Dr. Alice Arianto, Psy. D

Academic Director

Ibu Nancy board advicer

Nancy Tandela

Board Advicer

Cipta Aliansi Edukasi Indonesia (sebelumnya bernama College of Allied Educators Indonesia) adalah lembaga pelatihan profesi yang memberikan pelatihan kepada para guru, psikolog, terapis, penggiat pendidikan, dan orang tua – untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus dalam mendidik anak-anak yang mengalami gangguan perkembangan dan anak-anak yang mengalami permasalahan belajar karena beragam kondisi.

Cipta Aliansi Edukasi (CAE) Indonesia memberikan standar dan sertifikat kompetensi kepada pendidik maupun profesional yang bekerja membantu penanganan anak berkebutuhan khusus. CAE Indonesia juga menyediakan program pelatihan yang diakui secara internasional (international certificate) untuk terapis bermain (play therapist) sebagai profesi yang bekerja membantu kesehatan mental dan emosi anak.

CAE Indonesia memiliki mitra kerja sama dengan lembaga-lembaga yang bergerak menangani pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus, seperti: Saint Andrew Autism Center (SAAC) Singapore, St. Claire School, Shining Stars Academy (sekolah untuk anak berkebutuhan khusus), Persatuan Dyslexia Malaysia, dan Asosiasi Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Propinsi DKI Jakarta, dan bekerja sama dengan Play Therapy International membuka profesi Postgraduate Certificate in Therapeutic Play Skill di Indonesia

Di Indonesia, CAE Indonesia telah berjalan sejak 2008 di mana sebagian besar peserta pelatihan adalah guru-guru (pendidikan usia dini & sekolah dasar). Selain guru, pelatihan ini juga banyak diikuti oleh orang tua dari anak berkebutuhan khusus, psikolog anak, terapis, dan para pemerhati (caregivers) pendidikan dan tumbuh kembang anak. Para peserta didik ini telah mendapatkan manfaat dari program unik kami yang diberikan oleh dosen-dosen praktisi kami yang terdidik dan terlatih secara professional. Saat ini, kelas pelatihan CAE telah berlangsung di empat kota: Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

Instruktur Kami

Dr. Alice Arianto, Psy. D

Seorang Doctor Psikologi Klinis, Certified Play Therapist, praktisi kesehatan mental-emosi, dan konselor keluarga.

Sheila Hadikoesoemo, M.S., CCC-SLP

seorang Speech-Language Pathologist yang telah menangani anak-anak dengan gangguan bahasa dan bicara selama lebih dari 7 tahun.

Julie Burton

Julie is an Accredited Play Therapist PTUK/PTI, Clinical Supervisor and APAC Course Director. She has worked with children in a variety of settings for over 30 years.

Nouf Zahrah Anastasia, S.Psi

Nouf Zahrah Anastasia (Tasya) memiliki latar belakang pendidikan S1 Psikologi dan S2 Manajemen Pendidikan.

Amanda Margia Wiranata, M.Si., Psi.

Seorang psikolog klinis anak yang telah mendedikasikan dirinya untuk membantu menangani pelbagai permasalahan terkait perkembangan anak.

Dra. Viera Adella, Psi., M.Psi

Seorang Psikolog Klinis Anak dan Dewasa. Ia juga adalah seorang ibu yang dikarunia seorang anak remaja dengan kondisi Gangguan Pemusatan Perhatian & Hiperaktivitas (ADHD).

Marjuki, SPd., MSi

Seorang pendidik sekaligus terapis perilaku yang sangat berpengalaman dalam mendidik dan menerapi anak-anak dengan kebutuhan khusus, terutama anak-anak dengan Autisma.

Dr. Dante Rigmalia, M.Pd

Seorang pendidik dan konsultan pendidikan untuk pendidikan anak berkebutuhan khusus di area gangguan belajar (learning disability).

Rosdiana Setyaningrum Tarigan M.Psi, MHPEd

Seorang psikolog klinis yang mempunyai banyak pengalaman dalam mendiagnosa dan menangani anak-anak dengan kebutuhan khusus, terutama AUTISMA dan ADHD.

Lismainar, M.Pd, Dra. Psikolog.

Saat ini bekerja sebagai Psikolog tetap (PNS) di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat, sejak tahun 1997. Pengalaman kerja menjadi pengajar CAE mulai tahun 2015.

Dame M.N. Sidabutar

Seorang kepala sekolah dari sekolah Shining Stars Academy – Learning Centre, Bintaro.

Number Speaks

Awards
0 +
Countries
0 +
Partners
0 +
Students
0 k+

Testimoni Klien Kami

"Saya mengetahui CAE melalui website. Tujuan saya mengikuti kursus CAE karena saya ingin belajar mengenai ABK dan ingin menambah pengetahuan saya dalam hal mengajar anak-anak usia SD. Saya merasa semua modul yang diberikan sungguh membantu saya sebagai orang tua dari anak2 yang masih SD dan sebagai guru SD saat ini. Saya juga merasa lebih mengerti perilaku anak2 SD dan mengerti bagaimana menjadi guru yang lebih baik dan tentunya orang tua yang lebih baik. Tenaga pengajar yang profesional tidak hanya memberikan pengetahuan baru tetapi juga banyak membagi pengalaman mereka sehingga saya merasa sangat diberkati dengan semua hal baru yang saya dapatkan. Saya sangat merekomendasikan CAE untuk semua teman saya baik orang tua maupun guru yang sungguh2 mau belajar lebih mengenai anak2 terutama ABK."
Rina Chang
Guru dan Orangtua ABK
"Melalui pelatihan ABA saya dapat lebih memahami kondisi anak-anak dengan autisme yang unik dan berbeda-beda bagi setiap individunya. Ilmu tersebut dapat saya aplikasikan dalam pekerjaan saya dengan anak-anak special needs. Saya jadi mengerti pentingnya menggunakan positive reinforcement ketika bekerja dengan anak-anak special needs dan juga pentingnya menyesuaikan terapi dengan kebutuhan setiap anak."
Nurfitriani Djaafara
Educational Consultant
"Dari pelatihan ini saya banyak belajar mengenai autism. Paradigma saya mengenai autism banyak berubah, bahwa mereka juga sama seperti anak lainnya. Memang mereka special, tapi kita juga tetap menganggap bahwa mereka juga anak-anak kita juga, loh, yang kebetulan butuh perlakuan special. Saya juga banyak belajar tentang observasinya. Observasi itu sangat-sangat penting dalam penerapan ABA untuk menentukan bahwa sebenarnya anak ini butuh apa, sih? Dan ketika kita tahu apa yang dibutuhkan anak, kita bisa memberikan treatment yang tepat. Hal ini juga banyak membantu saya dalam pekerjaan saya sebagai terapis di Mentari Anakku, khususnya dalam delivery materinya. Program yang dibuat harus sesuai dengan anak, sehingga anak progres nya bagus dan memang sesuai dengan kebutuhannya dan usia perkembangannya."
Karina Safitri
Terapis Perilaku, Mentari Anakku
"Sekarang ini saya bekerja sebagai guru untuk para pengungsi yang berasal dari negara-negara yang mengalami konflik dan peperangan. Mengikuti Cognitive Behavioral Therapy Workshop membantu saya untuk memahami bahwa 'self awareness' atau kesadaran terhadap diri sendiri adalah langkah awal untuk kesehatan mental. Disini kita belajar untuk mengenali pikiran-pikiran kita yang tidak "sehat" dan berpotensi "destructive" atau berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain dan juga bagaimana cara mengatasinya. Pengetahuan ini sangat berguna bagi saya yang bekerja dengan populasi yang rawan akan stress, depresi, dan rasa cemas. Workshop ini akan bermanfaat untuk para profesional yang bekerja di bidang kesehatan mental, guru, orang tua, dan siapa saja yang ingin memahami dirinya sendiri."
Ariane Alana E. Tobing
Guru Roshan Refugee Learning Center